Home Berita P5-KEWIRAUSAHAAN | TAKJIL RAMADHAN 1445H

P5-KEWIRAUSAHAAN | TAKJIL RAMADHAN 1445H

0
191

PROYEK KEWIRAUSAHAAN – TAKJIL RAMADHAN 1445H

SMP AN NUR UNGARAN

 

SMP An Nur Ungaran sudah menerapkan kurikulum merdeka untuk Kelas VII dan Kelas VIII.  Kurikulum merdeka sendiri bertujuan untuk mewujudkan cita-cita pendidikan bangsa secara optimal, yang didalamnya terdapat inovasi-inovasi dalam bentuk Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Semeseter Genap ini tepatnya bulan Maret, SMP An Nur Ungaran mengambil Tema P5 berupa Kewirausahaan. Karena bertepatan dengan Bulan Ramadhan, maka anak-anak kelas VII dan VIII diminta untuk berwirausaha membuat takjil ramadhan. Peserta P5 terdiri dari 23 siswa putra dan 23 siswa putri. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok Putra, yang diminta membuat kreasi takjil berupa minuman serta 4 kelompok putri, membuat berbagai macam kreasi takjil makanan.

Mereka sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan P5. Sebelumnya, mereka dibekali ilmu terkait kewirausahaan, anggaran belanja/pengelolaan keuangan, dan cara pemasarannya. Sebelum membuat sebuah produk, masing-masing kelompok diminta untuk membuat proposal pengajuan modal usaha terlebih dahulu. Dimana isi proposal berupa : latar belakang pembuatan produk, waktu penjualan, variasi dan jumlah produksi, rencana anggaran biaya produksi, dan rencana harga jual produknya.

Kelompok 1 terdiri dari Adam, Ibnu, Nazril, Feri, Ifur, dan Revan membuat produk berupa Es Kopyor. Mereka berbagi tugas dalam menyiapkan alat & bahan. Setelah kegiatan Madin, mereka mulai mempersiapkan produknya di depan gerbang Pondok, harapannya supaya masyarakat juga bisa membeli produknya. Tak lama kemudian, produknya habis terjual dan mereka memperoleh laba dari penjualan sebesar ……..

Kelompok 2 terdiri dari Annisa, Kharin, Naaila, Nadhira, Najwa, Zalfa, Syafa membuat produk berupa PIsang Coklat (Piscok). Mereka memperoleh laba sebesar Rp48.000 dalam satu kali pejualan.

Kelompok 3 terdiri dari Azka, Afilla, Faza, Daiva, dan Fahri membuat produk berupa Juzmilk dan diperoleh laba sebesar Rp69.000 dengan penjualan 54 cup.

Kelompok 4 terdiri dari Azriel, Adnan, Hamka, Danu, dan Faris membuat produk berupa Es Teh Jumbo dengan harga per cup nya sebesar Rp3.000 dan diperoleh laba sebesar Rp81.000.

Kelompok 5 terdiri dari Pandu, Evan, Tanta, Izaz, dan Ilmi membuat produk berupa Capucino Cincau (Capcin). Mereka sangat kewalahan dalam memasarkan produknya, karena banyak pembeli yang berbondong-bondong ingin membeli dagangannya. Mereka menjual produk sebanyak 66 cup dan diperoleh keuntungan sebesar Rp156.500.

Kelompok 6 terdiri dari Alisha, Alya, Frisa, Khatrin, dan Wanda membuat produk berupa Cilok Telur (Cilor), dimana rencana awalnya adalah membuat cilok saja, tetapi mereka berinovasi dengan menambahkan telur sebagai baluran untuk menggoreng ciloknya dan diberikan bumbu saus yang buat sendiri. Laba yang diperoleh dari penjualan cilor sebesar Rp131.500, dimana mereka berhasil menjual sebanyak 214 tusuk.

Kelompok 7 terdiri dari Jenitra, Cantika, Kayla, Salma, Zefi, dan Mutik membuat produk berupa Bola-bola ubi. Dimana rencana awalnya membuat jamur goreng, akan tetapi jamur susah dicari, sehingga mereka mengganti produk jamur menjadi ubi yang dikreasikan menjadi bola-bola ubi yang didalamnya terdapat coklat yang lumer. Sungguh lezat dan nikmat bukan??? Mereka mampu menjual 56 porsi bola-bola ubi dan memperoleh laba sebesar Rp108.000

Kelompok 8 terdiri dari Khansa, Eka, Ivana, Syifa, dan Nabila membuat produk berupa gorengan. Aneka macam goregan yang mereka jual, seperti menodan, tahu mercon, dan pisang goreng. Mereka dapat membuat 115 porsi gorengan dan dalam sekejap produknya terjual habis. Sehingga diperoleh laba sebesar Rp24.000

Setelah mereka membuat produk dan berhasil memasarkannya, mereka diminta membuat sebuah laporan realisasi kegiatan yang didalamnya berisi : realisasi variasi produk, realisasi pelaksanaan kegiatan, realisasi produksi, realisasi anggaran, serta kendala yang dialami saat penjualan produk. Banyak dari mereka yang sangat bahagia karena semua kelompok memperoleh laba tanpa ada kerugian dalam penjualannya. Dari kegiatan ini, mereka diajarkan untuk berwirausaha, dimana sebagai bekal mereka saat terjun langsung di dalam masyarakat.

Berikut dokumentasi kegiatan P5 Kewirausahaan SMP An Nur Ungaran :

 

error: Content is protected !!