Proyek Pencemaran Lingkungan sebagai Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
Kelas X MA An Nur Ungaran
Dalam rangka pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), siswa Kelas X MA An Nur Ungaran melaksanakan proyek pembelajaran pada materi Pencemaran Lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap permasalahan lingkungan sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, dan komunikasi melalui pembuatan proyek yang memberikan solusi terhadap masalah yang ada di lingkungan sekolah dan pondok pesantren. Asesmen kali ini melalui 3 tahap yaitu perencanaan, pembuatan, dan presentasi proyek.
Tahap Perencanaan Proyek
Kegiatan diawali dengan tahap perencanaan proyek. Pada tahap ini, siswa melakukan diskusi kelompok untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan lingkungan yang sering ditemui di sekolah dan pondok. Setelah melakukan pengamatan dan bertukar pendapat, setiap kelompok menentukan tema proyek yang akan dikerjakan beserta tujuan dan manfaatnya.
Kelompok 1 memilih permasalahan sampah plastik yang masih banyak ditemukan di lingkungan sekolah dan pondok. Mereka merencanakan pembuatan pot bunga dari botol plastik bekas sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus memperindah lingkungan.
Sementara itu, Kelompok 2 fokus pada masalah air keruh yang sering terjadi saat musim hujan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mereka merencanakan pembuatan filter air sederhana yang dapat membantu menjernihkan air sebelum digunakan.
Tahap Pembuatan Proyek
Setelah perencanaan selesai, siswa mulai merealisasikan ide mereka menjadi sebuah produk yang bermanfaat.
Kelompok 1: Pot Bunga dari Botol Bekas
Kelompok 1 mengumpulkan botol plastik bekas yang sudah tidak terpakai. Botol-botol tersebut kemudian dibersihkan, dipotong, dan dihias menjadi pot bunga yang menarik. Selain memanfaatkan sampah plastik, proyek ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran warga sekolah dan pondok tentang pentingnya daur ulang sampah.
Pot bunga yang telah dibuat kemudian ditanami sayuran ataupun tanaman stroberi dan ditempatkan di sudut MA. Hasil proyek ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah plastik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan nyaman.
Kelompok 2: Filter Air Sederhana
Kelompok 2 membuat filter air dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana seperti botol bekas, kerikil, pasir, arang, dan kapas. Bahan-bahan tersebut disusun secara berlapis sehingga dapat menyaring kotoran yang terdapat dalam air keruh.
Melalui proyek ini, siswa mempelajari cara kerja proses penyaringan air sekaligus memberikan solusi terhadap masalah air keruh yang sering muncul saat hujan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa air yang melewati filter menjadi lebih jernih dibandingkan sebelum disaring.
Tahap Presentasi Proyek
Setelah proyek selesai dibuat, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil karya mereka di depan guru, teman-teman sekelas, dan juga adik kelas IX. Dalam presentasi tersebut, siswa menjelaskan latar belakang masalah, proses pembuatan, alat dan bahan yang digunakan, manfaat proyek, serta hasil yang diperoleh.
Kelompok 1 memaparkan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui kegiatan daur ulang menjadi pot bunga yang bernilai guna. Sementara itu, Kelompok 2 menjelaskan mekanisme kerja filter air dan manfaatnya dalam membantu mengatasi masalah air keruh di lingkungan sekolah dan pondok.
Kegiatan presentasi berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif bertanya, memberikan masukan, dan berdiskusi mengenai solusi-solusi yang dapat diterapkan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Penutup
Melalui proyek ASAT materi Pencemaran Lingkungan ini, siswa Kelas X MA An Nur Ungaran tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam mencari solusi terhadap permasalahan lingkungan di sekitar mereka. Proyek pot bunga dari botol bekas dan filter air sederhana menjadi bukti bahwa kreativitas dan kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah dan pondok untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi pencemaran, serta memanfaatkan sumber daya secara bijak demi terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Berikut cuplikan kegiatan ASAT siswa MA An Nur Ungaran :



