Rabu, Juli 1, 2026
BerandaBeritaEdukasi Karakter dan Pencegahan Bullying: Mahasiswi Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Berbagi Pengetahuan...

Edukasi Karakter dan Pencegahan Bullying: Mahasiswi Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Berbagi Pengetahuan dengan Siswa SMP dan MA An Nur Ungaran

Ungaran, 23 Mei 2026 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya pendidikan karakter dan pencegahan perundungan, mahasiswi Program Studi Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema Pencegahan Bullying di lingkungan SMP dan MA An Nur Ungaran pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMP An Nur dan MA An Nur Ungaran serta beberapa guru yang turut hadir untuk menyimak materi yang disampaikan. Sosialisasi tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada remaja usia sekolah yang rentan menghadapi berbagai permasalahan sosial di lingkungan pergaulan.

Pada sesi awal, para mahasiswi menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Dijelaskan bahwa bullying merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti, merendahkan, mengintimidasi, atau mengucilkan seseorang, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital.

Para peserta diajak memahami bahwa tindakan yang sering dianggap sebagai candaan dapat berubah menjadi perundungan apabila menimbulkan rasa tidak nyaman, ketakutan, atau kesedihan bagi orang lain. Oleh karena itu, penting bagi setiap siswa untuk lebih bijak dalam berinteraksi serta menghargai perasaan teman-temannya.

Selain menjelaskan bentuk-bentuk bullying, pemateri juga memaparkan berbagai dampak yang dapat ditimbulkan. Korban bullying dapat mengalami penurunan rasa percaya diri, kesulitan bergaul, kecemasan, hingga menurunnya semangat belajar. Sementara itu, pelaku bullying berisiko mengembangkan perilaku negatif yang dapat memengaruhi hubungan sosialnya di masa depan.

Setelah penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Pada sesi ini para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kasus-kasus perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pemateri memberikan penjelasan dan contoh-contoh sederhana yang mudah dipahami sehingga peserta dapat lebih memahami cara mencegah dan menghadapi tindakan bullying.

Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan beberapa langkah pencegahan bullying yang dapat diterapkan oleh para siswa, antara lain membiasakan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga tutur kata, meningkatkan empati terhadap sesama, serta berani menolak tindakan perundungan. Siswa juga diingatkan untuk tidak menjadi penonton yang mendukung pelaku bullying, melainkan membantu korban dan melaporkan kejadian kepada guru atau pihak yang dapat dipercaya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Interaksi yang terjalin antara pemateri dan peserta menunjukkan tingginya kepedulian para siswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan siswa SMP dan MA An Nur Ungaran semakin memahami pentingnya membangun karakter yang baik, menjunjung tinggi sikap saling menghormati, serta mampu menciptakan budaya pergaulan yang positif. Dengan adanya kesadaran bersama untuk mencegah bullying, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang lebih aman dan mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian dan kontribusi mahasiswi Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo dalam mendukung terciptanya generasi muda yang berkarakter, peduli terhadap sesama, dan mampu menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan harmonis.

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!