Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaBerita6 Amalan bagi perempuan haid di bulan Ramadhan

6 Amalan bagi perempuan haid di bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan yang dipenuhi keberkahan dan keutamaan. Bagi siapa saja yang mau menghidupkannya dengan ibadah dijanjikan pahala yang berlipat ganda. Ketentuan tersebut berlaku baik bagi laki-laki dan perempuan.   

Meski demikian, dalam siklus tiap bulan, perempuan akan mengalami fase haid atau menstruasi. Tak terkecuali bagi perempuan muslimah. Karenanya, hal tersebut tidak dapat menjadi penghalang bagi perempuan untuk beribadah dan mengisi bulan Ramadhan dengan amal saleh.

Perempuan muslimah tetap dapat menghidupkan bulan Ramadhan dengan amalan ibadah yang tentunya tidak mensyaratkan suci dari haid.
Dalam sebuah riwayat disebutkan, terdapat peristiwa di mana Sayyidah Aisyah pernah suatu ketika menangis sebab haid menjelang haji. Kemudian Nabi Muhammad saw menghiburnya dan menjelaskan hal itu merupakan siklus yang tidak bisa dihindari bagi perempuan dan tidak perlu ditangisi.  

Artinya, “Menceritakan kepaku Ali bin Abdilah, ia berkata: “Menceritakan kepadaku Sufyan, ia berkata: “Aku mendengar Abdurrahman bin Al-Qasim berkata: “Aku mendengar Al-Qasim bin Muhammad berkata: “Aku mendengar Aisyah berkata: “Kami keluar untuk melaksanakan haji. Ketika kami sampai di daerah Sarifa aku mengalami menstruasi.”   Kemudian Nabi Muhammad saw mendatangiku sedang aku dalam keadaan menangis. Nabi Muhammad berkata: “Kenapa kamu, apakah kamu haid?” Aku menjawab: “Iya”. Nabi Muhammad kemudian bersabda: “Itu adalah ketetapan yang telah digariskan oleh Allah kepada perempuan, tunaikanlah apa yang ditunaikan oleh orang yang berhaji selain thawaf.” (HR Al-Bukhari)  

Amalan yang dapat dilakukan Perempuan Haid pada Bulan Ramadhan Berikut adalah beberapa amalan yang dapat dikerjakan perempuan yang sedang haid pada bulan Ramadhan:  

1. Bersedekah 

Sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam agama dan tidak memerlukan syarat suci dari haid untuk melakukannya. Keutamaan sedekah telah masyhur dan banyak dalil nash yang menjelaskannya. Salah satunya, orang yang bersedekah disebutkan memiliki kelipatan 700 nilai dari apa yang disedekahkan. Apalagi jika dilakukan di bulan Ramadhan.

2. Melakukan Kerja Sosial

Di antara yang bisa dilakukan oleh perempuan haid untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kebaikan ialah dengan melakukan kerja sosial. Kerja sosial yang dimaksud di sini mencakup menolong siapa saja yang membutuhkan bantuan.   Termasuk di antaranya misal, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan, membantu menyiapkan berbuka untuk keluarga di rumah atau buka bersama di masjid atau yang lainnya dengan tujuan membantu orang lain.   

3. Menuntut ilmu dan mengajarkan ilmu Menuntut ilmu dan mengajarkan ilmu dapat menjadi ibadah yang dilakukan oleh perempuan yang sedang haid. Sebab kegiatan yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan bernilai baik dan ibadah. 

4. Memberi makan untuk orang yang berbuka puasa Salah satu amalan yang dapat dilakukan oleh perempuan yang sedang haid ialah memberikan makanan kepada orang yang berbuka puasa. Disebutkan bahwa orang yang memberi makan untuk berbuka puasa mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berpuasa.   

5. Memperbanyak berdzikir Amalan. Berikutnya yang dapat dilakukan oleh perempuan yang sedang haid ialah memperbanyak dzikir. Membaca dzikir seperti tahmid, takbir, hauqalah atau dzikir lainnya di setiap saat dengan harapan mendapatkan keberkahan, terutama saat Ramadhan yang memiliki lailatul qadar di dalamnya.  

6. Memperbanyak membaca doa Amalan selanjutnya yang dapat dilakukan oleh perempuan haid ialah memperbanyak membaca doa. Sebab membaca doa bisa dilakukan kapan saja dan siapa saja termasuk bagi perempuan yang sedang haid.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!