Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaArtikel UmumTradisi Khaul Simbah KH ZAINUDDIN

Tradisi Khaul Simbah KH ZAINUDDIN

Tradisi Khaul Simbah KH ZAINUDDIN
Dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU), Khaul merupakan salah satu tradisi yang sangat penting dalam menghormati Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini dilakukan setiap tahun pada bulan Rabi’ul Awal, yang merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Tradisi Khaul dalam NU memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Tradisi ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika NU masih dalam proses pembentukan. Pada saat itu, Khaul merupakan salah satu cara bagi masyarakat Muslim untuk mengungkapkan rasa syukur dan hormat kepada Nabi Muhammad SAW.
Simbah KH ZAINUDDIN beliau adalah salah satu putra dari KH.Hadi Giri Kusumo dan Ibu Nyai Hafsoh Smp Ponpes An Nur Ungaran. Makam beliau terletak di desa Gogik, Kec. Ungaran Barat, Kab. Semarang. Lebih tepatnya sebelum wisata air terjun semirang. Beliau juga salah satu penegak agama islam di Ungaran, sehingga orang gogik mayoritas bergama islam.
Dalam tradisi Khaul Simbah KH ZAINUDDIN sangatlah ramai orang berziarah ke makam beliau. Salah satu pondok yayasan KH ZAINUDDIN yaitu Smp Ponpes Annur Ungaran turut ikut serta dalam acara khaul tersebut. Acara khaul sendiri merupakan rutinan dalam 1 tahun sekali, santri santri annur juga setiap hari kamis malam jumat mempunyai kegiatan rutinan ziarah ke makam KH ZAINUDDIN.
Khaul dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu tradisi yang sangat penting dalam menghormati Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini memiliki makna yang sangat dalam dan merupakan bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT. Semoga tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari budaya Indonesia.
RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!