Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaBeritaSejarah Singkat Smaphore

Sejarah Singkat Smaphore

Penemu semaphore adalah Claude Chappe, ia lahir di Brulon, Sarthe, Prancis, pada 25 Desember 1763, seperti dikutip dari modul Sejarah Semaphore oleh Andri.

Pada tahun 1792, Claude menunjukkan sistem semaphore yang menjadi telekomunikasi praktis pertama pada zaman industri. Claude menyempurnakan simbol-simbol atau gerakan-gerakan yang berisi pesan dengan menggunakan bendera.

Pada saat itu, semaphore tidak menggunakan bendera seperti saat ini, tetapi menggunakan kayu berukuran besar yang bentuknya menyerupai lengan.

Kayu ini dipasang di atas menara-menara tinggi yang jaraknya 5-10 mil atau sekitar 8-160 km antara satu menara dengan menara lainnya.

Di setiap menara ditempatkan satu signaller sebagai operator dan teleskop sebagai alat bantu untuk melihat pesan yang dikirimkan signaller lain dari jarak jauh.

Metode ini banyak diadopsi pada abad ke-19 sebagai cara berkomunikasi antarkapal. Dari sini, penggunaan bendera semaphore mulai diterapkan sebab dianggap lebih aman daripada komunikasi melalui telepon atau radio yang bisa disadap oleh musuh.

Semaphore bermanfaat sebagai salah satu cara untuk melakukan komunikasi jarak jauh para anggota pramuka.

Tujuannya agar anggota pramuka tetap dapat berkomunikasi dari jarak jauh, meski sedang berkemah di wilayah yang susah sinyal, seperti desa terpencil atau gunung.

Selain untuk kegiatan pramuka, semaphore juga sering digunakan untuk kepentingan militer dalam berkomunikasi. Metode ini dipilih untuk memudahkan komunikasi jarak jauh saat tentara sedang berada di area yang susah sinyal.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!