Jumat, Oktober 16, 2026
BerandaBeritaPentingnya Mengedepankan Akhlakul Karimah Bagi Santri

Pentingnya Mengedepankan Akhlakul Karimah Bagi Santri

Kehidupan dunia menuntut manusia melakukan aktivitas, baik aktivitas secara pribadi, kepada sesama manusia atau kepada sang pencipta (Allah SWT). Hal tersebut tentunya akan membawa dampak positif, khususnya bagi para santri yang sedang menuntut ilmu-ilmu agama Islam, ilmu yang bermanfaat menjadi doa sepanjang masa bagi seorang santri yang sedang giat menimba ilmu dengan guru atau kiai, besar harapan ilmu yang sudah diperolehnya (oleh santri) kemudian dapat diimplementasikan dalam sikap dan perilakunya.
Secara nilai substansi dalam ajaran agama Islam akhlakul karimah secara menyeluruh akan bermuara kepada sikap dan prilaku bagi yang melaksanakannya, khususnya para santri dan umat Islam pada umumnya. Agama Islam dijadikan sebagai pedoman dan petunjuk sebagaimana cahaya yang menjadi sinar dalam gelap gulita, Proses yang dilalui oleh para santri dalam hal menuntut ilmu di pondok pesantren seyogyanya akan dapat menghasilkan ilmu dengan diamalkan dalam kehidupannya, sehingga akan melahirkan sikap dan perilaku yang baik ketika sudah hidup bermasyarakat. Sikap dan perilaku yang baik dapat dikiaskan seperti halnya bak layaknya sebuah perhiasan, siapa saja yang melihatnya pasti akan terpesona dengan keindahan pancaran perhiasan itu, begitu juga agama Islam yang selalu mengajarkan sikap dan perilaku yang baik, lemah lembut, santun sebagaimana menjadi sarana dakwahnya Rosulullah SAW. Syekh Muhammad Syakir al-Iskandari berkata :

الخلق الحسن زينة الانسان فى نفسه وبين اخوانه واهله وعشيرته فكن حسن الخلق يحترمك الناس ويحبوك

Artinya : “Budi Pekerti/Akhlak yang baik itu menjadi perhiasan manusia, bagi dirinya sendiri, diantara sudara-saudaranya, keluarganya dan teman pergaulannya, maka jadikanlah (kamu) orang yang memiliki budi pekerti/akhlak baik, niscaya kamu akan dimuliakan dan di cintai oleh manusia.’’
Secara umum, santri merupakan sebutan bagi seseorang yang sedang dan mendalami mengikuti pendidikan agama Islam di pondok pesantren. Santri biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai. Biasanya, santri setelah menyelesaikan masa belajarnya di pesantren, mereka akan mengabdi ke pesantren dengan menjadi pengurus. Kembali kepembahasan Akhlaqul karimah ini menjadi jati diri sekaligus identitas yang melekat pada diri santri yang mana hal tersebut merupakan hasil pembelajaran santri di pesantren dan telah menjadi pribadi, dan mewujud nyata dalam perilaku kehidupan sehari-harinya. Akhlakul Karimah atau sering disebut dengan akhlak yang terpuji merupakan salah satu golongan macam akhlak yang harus dimiliki bagi setiap umat muslim. Adapun contoh macam akhlakul karimah tersebut diantarannya sikap rela berkorban, jujur, sopan, santun, tawakal, adil, sabar dan lain sebagainya.Dalam khazanah dunia pesantren ada baiknya kita menengok kembali kebelakang, dengan berupaya menapaki jalan-jalan yang ditempuh oleh guru-guru tradisional pada zaman dahulu. Beliau-beliau berhasil melahirkan generasi yang memiliki akhlakul karimah diatas keterbatasan sarana dan prasarana yang dimilikinya. Dengan mengkaji “Kitab taklim muta’alim adalah kitab dasar untuk pendidikan karakter aklakul karimah bagi santri di pondok pesantren sehingga mereka benar-benar menghormati dan tawadhu kepada Guru dan Orang Tua. Alasan diatas itullah yang menjadi dasar untuk mengkaji kembali kitab tradisional tersebut sebagai salah satu referensi untu mencetak generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!