Kamis, Oktober 15, 2026
BerandaArtikel UmumMaulid Albarzanji : Ungkapan Cinta dan Sirah Nabi

Maulid Albarzanji : Ungkapan Cinta dan Sirah Nabi

يَا نَبِى سَلَامْ عَلَيْكَ، يَا رَسُوْلْ سَلَامْ عَلَيْكَ

يَا حَبِيْبْ سَلَامْ عَلَيْكَ، صَلَوَاتُ اللهْ عَلَيْكَ

Lantunan bait sholawat di atas akan semakin bergema dan sering kita dengarkan ketika sudah masuk bulan Rabi’ul awal atau bulan mauled (maulud). Pembacaan mauled al  barzanji ditujukan untuk menyambut bulan kelahiran manusia yang paling mulia yang kelak akan dinanti-nantikan syafa’atnya.

Secara ringkas Maulid Barzanji memiliki paparan sebagai berikut: (1) menjelaskan silsilah keturunan Nabi Muhammad saw sampai pada moyangnya yang bernama ‘Adnan; (2) menjelaskan masa kecil dan kelebihannya saat itu; (3) mengisahkan kisah Nabi Muhammad saw saat ikut berdagang bersama pamannya ke kota Syam ketika berumur 12 tahun; (4) pernikahannya dengan Sayyidah Khadijah ra pada umur 25 tahun; dan (5) pengangkatannya menjadi rasul pada usia 40 tahun, dan dakwah Islamnya sampai umur 62 tahun. Kemudian di akhir tulisan menjelaskan kewafatan Rasulullah saw setelah semua tugasnya selesai secara sempurna.[1]

Keutamaan Maulid Barzanji Syekh Muhammad Nawawi Banten, dalam kitab Madârijus Shu’ûd mengatakan, Maulid Barzanji laksana media yang mampu menjadi sebab datangnya berbagai kebaikan (sihrul halâl) dan orang yang membacanya akan mendapatkan keridhaan dari Allah swt. (Al-Bantani, Madârijus Shu’ûd, halaman 3).   Syekh Nawawi Banten seolah hendak mengatakan, dengan membaca Maulid Barzanji orang akan mendapatkan keutamaan yang sangat banyak, di antaranya akan digampangkan semua urusannya, sebagaimana sihir, namun Maulid Barzanji seolah sihir yang halal. Jika tujuan membacanya agar terhindar dari penyakit, maka ia akan dijauhkan dari penyakit oleh Allah swt. Tidak hanya itu, dengan membacanya, seseorang akan mendapatkan kehormatan berupa keridhaan dari Allah swt.[2]

Abi Quraisy syihab pernah berkata,” kalau cinta, sampaikanlah” ungkapan tersebut rupanya juga  menjadi gubahan bagi kita selaku umat nabi Muhammad yang mengaku mencintai dan rindu akan Nabi Muhammad. Jadi, kalau kita cinta nabi Muhammad, sampaikanlah rasa cinta tersebut salah satunya dengan mengagung-agungkan dan menyebut nama beliau (baca : dengan memperbanyak sholawat dan membaca kitab mauled albarzanji)

[1] Sumber:

https://islam.nu.or.id/shalawat-wirid/maulid-barzanji-penyusun-keutamaan-dan-cara-bacanya-gIrO8

[2] Ibid

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!