IPA ITU SERU & MENYENANGKAN???
GIAT IPA | BULAN JULI – TA 2025/2026
“Giat IPA” berarti Rajin dalam Ilmu Pengetahuan Alam. “Giat” sendiri berarti rajin, aktif, atau penuh semangat. “IPA” adalah singkatan dari Ilmu Pengetahuan Alam, salah satu bidang studi di sekolah yang mencakup fisika, kimia, biologi, dan lainnya. Jadi, “Giat IPA” menekankan pentingnya sikap rajin dan semangat dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam.
IPA atau sains biasanya identik dengan sebuah observasi, eksperimen, riset, serta analisa yang berhubungan dengan alam semesta beserta isinya serta fenomena yang ada di dalamnya.
Pada Bulan Pertama memasuki KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) IPA Semester Gasal TA 2025/2026, SMP-MA An Nur Ungaran melakukan sebuah kegiatan pembelajaran IPA yang tentunya menyenangkan. Harapannya, supaya santri tidak merasa bosan belajar IPA. Pembelajaran IPA bulan ini lebih menekankan pada observasi dan eksperimen santri. Mereka dihimbau untuk mengamati keadaan di sekitar An Nur Ungaran, khususnya makhluk hidup yang ada di An Nur Ungaran. Baik itu manusia, hewan, tumbuhan, maupun benda-benda yang ada di sekitar An Nur.
Kelas 7, mereka mengamati alat-alat di laboratorium IPA kemudian menggambarkan serta memahami fungsi masing-masing alat IPA dengan baik. Mereka sangat tertarik, dibuktikan dengan banyak siswa yang memberikan berbagai macam pertanyaan. Mereka juga sangat antusias dalam menggambarkan alatnya serta saling bertukar informasi terkait fungsi dan cara penggunaan alat-alat IPA. Tidak sedikit dari mereka yang merasa penasaran dengan alat IPA, sehingga mereka mulai tertarik mencoba alat itu satu per satu. Berikut cuplikan keseruan santri kelas 7 :
Kelas 8, mereka tak kalah semangat dong tentunya. Mereka eksplor ke luar kelas dengan mengamati tanaman yang ada di An Nur serta memahami cara penggunaan mikroskop. Walaupun An Nur hanya mempunyai 1 mikroskop saja, akan tetapi semangat mereka tidak pernah padam untuk mengikuti pembelajaran. Karena mikroskop adalah hal dan alat yang baru bagi mereka, mereka sangat antusias sekali. Hanya dengan sekali mengamati bagian-bagian mikroskop, mereka langsung memahami bagian dan fungsi dari mikroskop. Sungguh semangat belajar yang begitu membara bukan? Setelah memahami bagian dan fungsi mikroskop, melihat penampang pada preparat batang monokotil. Mereka mencoba satu persatu kemudian menggambarkan hasil yang ditampilkan pada mikroskop. Karena itu merupakan hal yang baru bagi mereka, ada perasaan terkejut, penasaran, bahagia, senang, heran dengan penampang yang mereka lihat. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan juga. Apakah mikroskop bisa untuk melihat bakteri? Virus? Tanaman yang ada di an nur? Hewan yang ada di air an nur? Tentunya untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tersebut, mereka butuh bukti. Maka dari itu, bulan ini mereka dibagi kelompok untuk mencari tanaman yang ada di sekitar an nur yang membuat mereka penasaran. Mereka langsung bergegas mencari dan tidak sabar untuk melihat penampang tanaman mereka. Mereka juga saling berbagi informasi tentang penampang yang mereka lihat menggunakan mikroskop. Berikut cuplikan kegiatan santri kelas 8 :
Kelas 9, materi awal adalah tentang pertumbuhan dan perkembangan. Di awal, mereka masih sulit membedakan apa bedanya pertumbuhan dan perkembangan. Seiring berjalannya waktu, banyak contoh-contoh yang diberikan sesuai konteks kehidupan sehari-hari, mereka semakin paham. Untuk mengaplikasikan ilmu atau materi yang mereka dapatkan, mereka diminta untuk terjun langsung mengamati lingkungan sekitar An Nur Ungaran. Mereka dihimbau untuk melakukan pengamatan dan wawancara ke masyarakat sekitar yang mempunyai anak kecil untuk mendalami materi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Mereka juga diminta untuk mengamati pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau dan biji kedelai. Tak ketinggalan juga, mereka dihimbau untuk mengamati dan mencari hewan yang ada di An Nur yang kemudian mereka rawat selama 2 minggu untuk memahami materi pertumbuhan dan perkembangan hewan. Mereka sangat antusias, ada yang menangkap kupu-kupu, cacing, belalang, bahkan ulat. Mereka diminta untuk merawat hewan dan tanamannya dengan baik selama 2 minggu. Selain merawat, mereka juga dihimbau untuk mengamati pertumbuhan dan perkembangannya yang kemudian dituliskan ke dalam tabel pengamatan. Menyenangkan sekali bukan?? Berikut dokumentasi kegiatan santri kelas 9 :
Kelas 10, mereka melakukan sebuah eksperimen tentang materi kimia hijau. Mereka bebas mau membuat sebuah proyek apa tentang materi itu, dengan bantuan referensi dari youtube. Eksperimen ini dilakukan secara berkelompok. Ada 2 kelompok eksperimen. Kelompok 1 membuat antiseptik daun jeruk, sedangkan kelompok 2 membuat lilin aromaterapi. Mereka sangat bersemangat melakukan percobaannya dan berikut cuplikan video beserta hasil karya mereka :

















