Wisata religi, ZARKASI dalam pelaksanaan kegiatan ini bermaksud untuk mengasah spiritual serta mengunjungi makam-makam wali Allah SWT supaya dapat memuliakan kekasih-kekasih Allah SWT. Dalam kegiatan ini ditegaskan kepada jama’ah khususnya, bahwa ziarah kubur atau ziarah ke makam makam sangat baik (sunnah) untuk dilakukan, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
“Dahulu aku telah melarang kalian untuk berziarah kubur maka (sekarang) berziarahlah kamu sekalian, sebab dengan berziarah kubur itu dapat berzuhud terhadap dunia dan dapat mengingatkan kamu pada akhirat” (HR. Ibnu Majjah)
Kegiatan ini dimaksudkan agar jam’ah dapat melaksanakan dan sadar bahwa memuliakan kekasih-kekasih Allah SWT merupakan keharusan seorang Muslim. Di samping itu kegiatan wisata religi dengan berziarah ke makam para wali Allah SWT ini bermaksud untuk memberi motifasi kepada jama’ah bahwa dalam Islam ada anjuran untuk memuliakan kekasih-kekasih Allah yang telah memberikan kebebasan kepada manusia untuk mengikuti atau tidak. Berkunjung ke makam para wali Allah SWT akan dapat berpengaruh dalam spiritual yang pada akhirnya akan merasakan sukses sebagai hamba Allah yang taat. Wisata religi ini bebas dalam arti kata tidak ada ikatan apapun, akan menjadi jama’ah aktif atau tidak. Semua orang boleh mengikutinya tanpa terikat oleh aturan apapun. Bahkan untuk mengikuti wisata religi tidak disyaratkan dengan aturan tertentu, baik formal maupun non-formal.
Sehingga hal ini memiliki daya tarik tersendiri bagi mereka yang masih minim tentang pengetahuan agama, tetapi berkeinginan untuk mengetahui dan mengamalkan ajaran agama. Tempat-tempat yang rekomendasi dikunjungi dalam wisata religi yaitu makam silsilah keluarga Mbah Sodiq Jago dan parasunan walisongo.
Makam silsilah keluarga Mbah Sodiq Jago diantaranya yaitu: sunan Pandanaran (Saifudin Awal), sunan Pandanaran Tsani (Saifudin Tsani), Kyai Abdul Rosyid, Kyai Abdul Karim, Kyai Abu Wasijan Pekalongan, Kyai Ahmad Ghozali (Simbah Jalu), Kyai Sodiq (Simbah Sodiq Jago), Kyai Irsyad Jago, Kyai Thohir Jago, K.H. Muh. Hadi Girikusumo, K.H. Abdul Ghofur Girikusumo, K.H. Abdul Jalal (Simbah M. Kholil) Kemusu Karanggede, K.H. M. Mansur Popongan Solo, K.H. Masykuri Banyubiru, K.H. M. Siroj Girikusumo, K.H. M. Zahid Girikusumo, dan K.H. Zainudin Gogik Ungaran. Ziarah rekomendasi makam para sunan walisongo, diantaranya yaitu: sunan Ampel, sunan Giri, sunan Bonang, sunan Derajat, sunan Gresik, sunan Gunung Jati, sunan Muria, sunan Kudus, sunan Kalijaga dan sunan Mbayat. Tujuan dalam mengadakan wisata religi dengan ziarah untuk memuliakan para kekasih Allah dan mengisi kegersangan spiritual, wisata religi merupakan sebuah proses dakwah. Berdakwah seperti inilah yang mendorong Majelis untuk membuka pelayanan dalam bidang wisata religi.

















