Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaBeritaMengasah Kata, Merajut Kisah: Semarak Lomba Menulis Cerpen dan Mendongeng di Kala...

Mengasah Kata, Merajut Kisah: Semarak Lomba Menulis Cerpen dan Mendongeng di Kala Liburan

Liburan sering kali menjadi waktu untuk beristirahat dan menikmati momen santai. Namun, bagaimana jika kita menggunakan periode ini untuk melakukan aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat melatih kreativitas serta imajinasi kita? Mengikuti lomba menulis cerita pendek dan mendongeng di waktu libur bisa jadi pilihan yang sangat baik!

Keduanya memberikan peluang luar biasa untuk menjelajahi dunia literasi, merangkai narasi, dan membagikan inspirasi, sembari menambah keseruan dalam liburan yang akan diingat selamanya. Di zaman digital yang serba cepat ini, keterampilan bercerita dan menulis sering kali terabaikan. Namun, kedua kemampuan ini sangat krusial untuk meningkatkan Imajinasi dan kreativitas menulis dan mendongeng. Keduanya mendorong kita untuk berinovasi, menciptakan dunia baru, dan mengembangkan karakter.

Melatih Kemampuan Berpikir Kritis: Dalam menulis cerita pendek, kita berlatih menyusun alur, memperdalam karakter, dan mengkomunikasikan pesan. Sama halnya dengan mendongeng, kita perlu memahami struktur cerita dan cara menyampaikannya sehingga menarik.Meningkatkan Keterampilan Bahasa: Lomba ini memfasilitasi penggunaan kosakata yang beragam, penyusunan kalimat yang efektif, dan gaya bahasa yang menarik perhatian.Menumbuhkan Rasa Percaya Diri: Mampu menyelesaikan sebuah cerita pendek atau tampil di hadapan orang banyak untuk mendongeng dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi kita.Menyebarkan Inspirasi dan Nilai: Cerita memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan moral, nilai-nilai dalam hidup, atau sekadar memberikan hiburan yang positif.

Dalam hal ini, SMP AN NUR mengirimkan dua siswanya untuk mengikuti lomba FLS3N. Dalam lomba ini ada dua cabang lomba yang diikuti, yaitu lomba menulis cerita dan mendongeng. Dua siswa yang mengikuti lomba adalah Deva Indra Wahyuningrum dan Ninda Dwi Ariyana.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!